Cara Pencegahan Angina Pectoris Sebelum Terjadi Resikonya

Angina Pectoris adalah salah satu gejala nyeri dada yang biasa dialami oleh para penderita jantung. Kondisi ini akan sangat mengganggu jika tidak mendapatkan pencegahan yang tepat. Proses pencegahan agar semakin parah sebenarnya bisa dengan memanfaatkan obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter. Lalu, bagaimana pencegahan sebelum terjadi? Berikut ini adalah beberapa cara pencegahan angina pectoris sebelum terjadi gejala nya.

  1. Mengkonsumsi omega 3

Konsumsi omega 3 adalah salah satu yang dianjurkan untuk mengatasi masalah angina pectoris. Sangat baik untuk proses pelunturan kolesterol yang akan mengakibatkan adanya penumpukan pada plak pada pembuluh darah. Sumber omega 3 paling direkomendasikan ada di dalam ikan salmon, lele, sarden dan juga tuna. Anda sebaiknya mengkonsumsi 2 ikan salmon perminggunya. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa mengolah dengan cara mengkukus atau di panggang, kalau ingin menggunakan minyak jangan terlalu berlebihan.

  1. Mengkonsumsi sayuran dan buah

Hampir seluruh sayuran dan juga buah sangat baik terutama untuk menunjang kesehatan jantung, ini karena kandungan serat di dalam buah dan sayuran serta kandungan vitamin, mineral serta anti oksidannya. Bahkan tidak hanya untuk jantung saja, namun secara keseluruhan memang buah dan sayuran baik untuk kesehatan tubuh.

Baca juga: terapi penyumbatan pembuluh darah jantung

  1. Konsumsi kacang-kacangan

Selain didapat dari ikan salmon, Anda juga bisa mendapatkan omega 3 dari kacang-kacangan. Jenis kacang-kacangan yang baik dikonsumsi diantaranya seperti walnut, kacang tanah, almond dan juga macademia. Anda juga bisa memperoleh manfaat lainnya seperti serat dan protein yang berasal ari kacang.

  1. Konsumsi dark chocolate

Dark chocolate mempunyai kandungan flavonoid yang dianggap sangat baik untuk kesehatan jantung. Anda bisa mengkonsumsi 2 potong dark chocolate per harinya, ini bisa membantu mencegah terjadinya angina. Kalori di dalam dark chocolate sangatlah sedikit jadi tidak akan terlalu mengganggu kesehatan.

  1. Mengkonsumsi teh hijau

Teh hijau memiliki kandungan anti oksidan. Konsumsi minuman ini akan sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung serta mencegah terjadinya gejala angina yang sangat tidak nyaman. Anda sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi setidaknya 4 cangkir dalam sehari.

Baca juga: cara pencegahan angina pektoris

  1. Kurangilah konsumsi sodium

Apakah Anda sangat menyukai makanan gurih? Sebaiknya Anda mengurangi konsumsi makanan gurih dengan kandungan sodium yang banyak, baik dalam bentuk garam, msg, mecin serta bumbu instant lainnya. Mengurangi asupan sodium akan sangat membantu terutama untuk mendukung kesehatan jantung. Terlalu banyak konsumsi sodium juga malah akan membantu tekanan darah Anda tidak dalam keadaan stabil.

  1. Kurangilah konsumsi makanan berlemak

Makanan dengan kandungan lemak sangat tinggi adalah hal yang perlu benar-benar Anda hindari. Karena dengan konsumsi makanan berlemak akan sangat beresiko sekali dalam proses peningkatan kolesterol jahat serta penumpukan plak yang akan mengakibatkan angina. Beberapa makanan yang membahayakan diantaranya adalah jeroan, gorengan, kulit hewan dan juga daging merah.

  1. Hindarilah aktivitas merokok

Merokok adalah aktivitas yang sangat membahayakan namun banyak sekali yang menyukainya. Inilah yang akan menyebabkan penyakit jantung dan membahayakan mereka untuk terserang angina. Semakin sering mereka merokok maka akan semakin parah gejalanya. Oleh sebab itulah, berhenti merokok sekarang juga sebelum benar-benar terlambat.

  1. Mengatur emosi agar tetap dalam keadaan stabi

Adanya penekanan yang terlalu tinggi karena emosi sangatlah berbahaya dan akan menstimulus hormone pada tubuh serta memperburuk kondisi penyakit jantung. Kondisi ini juga akan memicu semakin besar penderita jantung mengalami angina. Oleh sebab itu, atur lah emosi Anda agar tetap dalam keadaan stabil. Bagaimana caranya? Anda bisa coba melakukan yoga.

  1. Melakukan pemeriksaan kesehatan

Tidak sedikit orang yang malah “bodo amat” pada kesehatannya dan sangat enggan melakukan tes kesehatan, meskipun penderita sedang mendapatkan gejala apapun tetap saja enggan memeriksakan nya. Padahal pemeriksaan kesehatan tidak seburuk apa yang mereka kira dan bisa memberikan manfaat baik. Walaupun hasil akhir dari tes kesehatan menandakan Anda sedang dalam kondisi buruk namun hal tersebut akan sangat membantu Anda untuk bisa melakukan pencegahan penyakit sejak dini agar tidak semakin parah.

  1. Melakukan aktivitas fisik

Tubuh kita dirancang untuk selalu bergerak. Melakukan aktivitas fisik guna menunjang kesehatan jantung adalah yang paling dianjurkan. Sementara untuk aktivitas fisik yang sangat disarankan untuk kesehatan adalah berolaharga setidaknya 10 menit per hari. Anda bisa melakukan olahraga yang Anda sukai seperti berenang, jogging atau berjalan santai. Ini akan membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah terjadinya angina. Namun jangan terlalu melakukan olahraga dengan berat ya, karena itu juga sangat membahayakan jika memang Anda memiliki penyakit jantung.

Baca juga: ciri ciri penyakit lemah jantung

  1. Melakukan latihan beban

Melakukan latihan beban sebenarnya berbeda dengan melakukan aktivitas fisik. Untuk latihan beban biasanya akan sangat dihubungkan dengan olahraga angkat beban memiliki intensitas cukup tinggi agat bisa menghasilkan peningkatan pada massa otot sementara untuk aktivitas fisik lebih pada proses menggerakan tubuh agar bisa menghasilkan keringat dan membantu proses metabolisme di dalam tubuh. Latihan beban yang tidak terlalu berlebihan akan sangat baik untuk penurunan lemak pada bagian tubuh tertentu misala nya saja seperti pada bagian perut, paha, tangan dan yang lainnya.

Itulah 12 cara pencegahan angina pectoris yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Cara di atas secara keseluruhan berhubungan langsung dengan gaya hidup sehat, sehingga tidak hanya bisa mencegah angina namun akan bermanfaat juga untuk kondisi kesehatan secara keseluruhan. Ingat, mencegah masih lebih baik dibandingkan harus mengobati, jadi tidak ada salahnya kan menjaga kesehatan sejak dini?