12 Ciri-Ciri Jantung Koroner Yang Sering Terjadi

Jantung koroner adalah salah satu jenis penyakit jantung yang disebabkan oleh plak pada bagian arteri. Resiko seseorang yang memiliki jantung koroner adalah mereka akan sangat ketergantungan terhadap pengobatan jantung seumur hidupnya. Ini karena jantung koroner tidak bisa disembuhkan namun bisa di atasi dengan mengurangi gejalanya. Lantas, apa saja sih ciri-ciri jantung koroner yang sering terjadi? Berikut pembahasannya.

1. Akan cepat merasa lelah

Rasa lelah tentunya hal yang normal jika Anda sudah melakukan aktivitas yang cukup menyerap keringat. Namun apa jadinya jika rasa lelah dirasakan setiap waktu bahkan ketika Anda tidak sedang melakukan aktivitas apapun. Badan rasanya lunglai dan Anda akan memilih tidur dibandingkan harus beraktivitas. Ini merupakan ciri-ciri jantung koroner yang paling umum atau sering terjadi.

baca juga: pencegahan jantung koroner

2. Nyeri pada dada

Karena posisi jantung berada di bagian dada bisa dipastikan saat terjadi gangguan maka dada pun akan ikut terasa nyeri. Terkadang rasa nyeri bisa muncul secara tiba-tiba, dalam istilah medis ini dinamakan angina pectroris. Untuk meringankan gejalanya biasanya resep dokter akan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

3. Merasakan cemas

Cemas pastinya akan dirasakan oleh setiap orang, namun berbeda dengan kecemasan yang dirasakan oleh para penderita jantung koroner. Rasa cemas biasanya akan diikuti dengan degup jantung yang cepat dan tidak terkontrol.

4. Muncul keringat dingin

Sama halnya seperti rasa lelah, keluar keringat tentunya juga normal. Namun tidak dengan penderita jantung koroner, karena yang keluar adalah keringat dingin. Biasanya keringat akan banyak keluar ditelapak tangan dan hal tersebut cukup sering terjadi.

5. Nyeri pada punggung

Selain nyeri pada dada, penderita jantung koroner juga ada saja yang merasakan nyeri pada bagian punggung. Nyeri kerap kali dirasakan secara tiba-tiba.

baca juga: ciri ciri jantung koroner

6. Nyeri pada bagian ulu hati

Beberapa orang yang menderita gangguan jantung koroner juga kerap kali merasakan nyeri pada bagian ulu hati. Rasa nyeri biasanya akan disertai dengan kembung pada lambung. Ciri-ciri ini hampir mirip dengan mereka yang mengalami masuk angin. Namun kembung yang dirasakan oleh penderita biasanya akan diikuti dengan keluar keringat yang banyak (keringat dingin) dengan kondisi denyut jantung yang semakin lama semakin lemah.

Bagian pembuluh darah koroner di arteri LAD akan mengarah ke bagian depan kemudian menuju jantung, itulah mengapa penderita jantung koroner terkadang merasakan tidak enak disekujur tubuhnya seperti sedang masuk angin. Jika kondisinya semakin parah, akan sangat disarankan jika penderita bisa segera memeriksakan diri pada dokter.

7. Mual disertai muntah

Mual merupakan perasaan yang tidak nyaman dan menyerang bagian perut ataupun lambung. Mual akan terjadi sebagai ciri-ciri dari gejala lanjutan yaitu muntah. Jika mual yang Anda rasakan terus saja terjadi segeralah memeriksakan diri pada dokter (jika penggunaan obat sudah tidak bisa membantu).

baca juga: gejala penyakit arteri koroner

8. Irama jantung yang berdetak tidak beraturan

Penderita jantung juga tidak jarang merasakan irama detak jantung yang semakin lama semakin cepat atau melambat kembali tidak beraturan. Ini akan sering terjadi pada mereka yang memang sudah memiliki riwayat penyakit jantung. Atau bisa juga ini merupakan gejala awal seseorang menderita penyakit jantung. Jika Anda memang tidak memiliki kondisi kelainan jantung namun mengalami gejala ini secara terus menerus, sebaiknya segeralah periksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah Anda dalam keadaan baik-baik saja atau tidak.

9. Napas yang pendek

Jantung yang mendapatkan masalah seperti jantung koroner artinya tidak dapat bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. Hal ini akan sangat berimbas pada pernapasan yang semakin lama semakin tidak teratur atau napas semakin pendek seperti orang yang sedang terserang sesak napas. Napas yang tidak stabil kerap kali diikuti dengan gejala nyeri dada. Untuk mengurangi gejalanya biasanya dokter juga akan meresepkan obat tertentu.

10. Nyeri pada bagian leher dan juga lengan kiri

Rasa nyeri rupanya tidak hanya bisa Anda rasakan di bagian dada atau bagian ulu hati saja, anggota tubuh lain seperti leher dan lengan juga akan ikut berimbas merasakan nyerinya. Efek rasa nyeri ini disalurkan dari dada. Pada awalnya dada yang akan terasa sangat nyeri lalu lambat laun semakin menjalar hingga kebagian lengan kiri dan leher, penderita kerap kali merasa seperti sedang dicekik. Jika gejalanya semakin lama semakin parah dan penggunaan obat sudah tidak bisa mengatasinya segeralah mengkonsultasikan pada dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

11. Mengalami gangguan tidur

Pada penderita jantung koroner, mereka juga lambat laun akan mengalami masalah tidur. Gangguan tidur yang dirasakan dipengaruhi oleh gejala nyeri pada bagian tubuh tertentu serta perasaan cemas yang sangat berlebihan.

12. Serangan jantung

Serangan jantung merupakan gejala penyakit jantung koroner yang sangat membahayakan. Ini bisa membahayakan karena muncul secara tiba-tiba. Jika mendapatkan serangan jantung kemungkinan penderita bisa meninggal atau mendapatkan kondisi berbahaya lainnya seperti stroke. Oleh sebab itu, mereka yang sedang mengalami serangan jantung harus segera mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat guna menghindari resiko yang semakin membahayakan nyawa.

Itulah 12 ciri-ciri jantung koroner yang sering terjadi. Disamping mengkonsumsi obat-obatan, Anda juga bisa menyeimbangkan pola hidup sehat guna menghindari resiko gejala yang semakin parah. Hindarilah konsumsi makanan berlemak dan mengandung kolesterol, serta perbanyaklah melakukan aktivitas fisik namun tidak terlalu memberatkan guna membantu jantung agar tetap dalam keadaan sehat.