13 Ciri Serangan Jantung Ringan

Serangan jantung bisa terjadi pada saat aliran darah menuju ke jantung mengalami penyumbatan yang biasanya terjadi karena penumpukan lemak, kolesterol dan juga beberapa komponen lain yang akhirnya menyebabkan plak di pembuluh darah khususnya pada arteri koroner yakni pembuluh darah menuju jantung. Aliran darah yang mengalami gangguan ini nantinya bisa merusak otot jantung sehingga serangan jantung atau infark miokard pun terjadi. Pada ulasan kali ini, kami akan memberikan beberapa ciri serangan jantung ringan yang mungkin saja terjadi sewaktu waktu untuk tambahan informasi dan meningkatkan kewaspadaan anda.

1. Nyeri Area Dada

Ciri yang paling sering terjadi dari serangan jantung ringan adalah sensasi nyeri di bagian dada yang dalam istilah kedokteran dinamakan dengan angina. Namun sayangnya, banyak orang yang menganggap angina ini sebagai gejala biasa seperti yang ditimbulkan saat masuk angin sehingga membuat penderita hanya membiarkannya dan menunggu sampai reda dengan sendirinya. Akan tetapi perlu diketahui jika nyeri dada ini bisa berkembang dan menyebabkan kerusakan jantung permanen.

Baca juga: pencegahan jantung koroner

2. Rahang Terasa Nyeri

Tanda berikutnya dari serangan jantung ringan adalah sensasi nyeri yang terjadi di rahang. Umumnya rasa nyeri ini juga sering diikuti dengan beberapa gejala lain seperti sesak nafas dan rasa tidak nyaman di sekitar area dada dan leher.

3. Nyeri Punggung

Saat bagian punggung anda terasa nyeri, sebaiknya jangan disepelekan sebab ini juga menjadi tanda dari serangan jantung ringan yang terjadi karena kurangnya oksigen pada otot jantung yang kemudian akan mengirimkan sinyal ke sistem saraf. Otak nantinya akan salah mengartikan sinyal tersebut karena tidak mengetahui asal rasa nyeri sehingga akan diartikan otak jika rasa nyeri itu berasal dari bagian punggung anda.

4. Batuk Berkepanjangan Disertai Dahak

Meski batuk bukan menjadi tanda dari gangguan pada jantung, namun jika batuk terjadi terus menerus yang disertai juga dengan dahak berwarna putih atau sedikit bercampur merah, maka ini bisa dijadikan pertanda dari serangan jantung ringan yang terjadi karena jantung gagal memenuhi kebutuhan tubuh sehingga darah akan bocor menuju paru paru sehingga saat batuk akan mengeluarkan lendir yang bercampur dengan darah.

Baca juga: cara pencegahan angina pektoris

5. Gangguan Pencernaan dan Mual

Mual, mulas, gangguan pencernaan atau sakit perut bahkan muntah juga menjadi ciri dari serangan jantung tahap ringan dimana paling sering dialami wanita jika dibandingkan dengan pria. Gangguan perut sendiri memang bisa terjadi karena banyak hal dan mungkin tidak berhubungan dengan jantung. Akan tetapi juga tetap harus diwaspadai sebab menjadi bagian dari gejala serangan jantung.

6. Pusing atau Hilang Keseimbangan

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang pusing atau kehilangan keseimbangan secara tiba tiba seperti karena kurang makan dan minum atau berdiri terlalu cepat. Namun, jika pusing atau hilang keseimbangan yang dialami juga disertai dengan rasa tidak nyaman di area dada, maka ini bisa dijadikan ciri serangan jantung ringan yang patut anda waspadai.

7. Mendengkur

Mendengkur sebenarnya hal normal yang terjadi pada saat tidur. Akan tetapi jika dengkuran terdengar sangat keras dan seperti terengah engah bahkan tersedak sesekali, maka ini juga bisa dijadikan pertanda serangan jantung ringan. Saat anda memeriksakan diri ke dokter, kemungkinan mesin CPAP nantinya akan digunakan untuk melancarkan pernapasan saat anda sedang tidur.

8. Berkeringat Berlebihan

Berkeringat yang terjadi tiba tiba tanpa alasan jelas kemungkinan juga bisa dijadikan pertanda dari serangan jantung ringan. Pada saat ini terjadi, maka hindari beberapa aktivitas tinggi dan juga aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi seperti menyetir karena bisa membahayakan nyawa anda.

Baca juga: cara alami menyembuhkan penyakit jantung

9. Pembengkakan Beberapa Area Tubuh

Pergelangan kaki dan juga tangan yang mengalami pembengkakan terjadi karena jantung tidak bisa memompa darah dengan baik sehingga darah akan kembali ke pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan gejala serangan jantung ringan seperti pembengkakan tersebut.

10. Sesak Nafas

Jika anda sebelumnya tidak memiliki masalah saat beraktivitas seperti menaiki tangga namun secara tiba tiba terasa terengah engah dan timbul sesak nafas, maka hal ini patut diwaspadai sebagai awal serangan jantung. Selain itu, sesak nafas yang terjadi saat bangun tidur juga menjadi gejala dari serangan jantung ringan yang juga harus anda waspadai.

Organ jantung mempunyai tugas penting dalam membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh sekaligus menghilangkan karbon dioksida dari jaringan. Namun saat terjadi gangguan, maka akan berpengaruh pada pernapasan yakni timbul sensasi sesak nafas tersebut.

11. Sering Bersendawa dan Mulas

Saat perut terasa mulas karena baru saja mengkonsumsi makanan berat, maka hal tersebut tidak harus dikhawatirkan. Namun jika mulas dan disertai dengan bersendawa ini terjadi cukup sering bahkan saat anda tidak sedang mengkonsumsi makanan, maka hal ini patut diwaspadai sebagai serangan jantung ringan.

12. Terasa Sakit Saat Berjalan

Saat anda mengalami kram di area otot kaki dan juga pinggang pada saat berjalan, mendaki atau bergerak, maka jangan paksakan dan segera beristirahat sebab ini juga bisa menjadi pertanda awal dari serangan jantung ringan. Sakit pada saat berjalan atau bergerak ini dapat terjadi karena penumpukan plak lemak di arteri kaki yang nantinya bisa menyebabkan serangan jantung terjadi.

13. Jantung Berdetak Cepat dan Tak Beraturan

Jantung yang berdetak cepat dan tak beraturan namun tanpa disebabkan sesuatu yang jelas juga menjadi pertanda dari serangan jantung ringan yang bisa saja terjadi beberapa minggu atau beberapa bulan sesudah gejala tersebut terjadi.

Denyut jantung tidak beraturan disertai dengan meningkatnya denyut jantung per menit atau dikenal dengan istilah supraventricular dan ventricular tachycardia bisa menyebabkan masalah serius seperti salah satunya serangan jantung tersebut.

Meski begitu banyak ciri serangan jantung ringan seperti yang sudah kami sampaikan diatas, akan tetapi perlu diketahui juga jika sekitar 25% dari serangan jantung yang terjadi juga tidak disertai dengan gejala apapun atau dikenal dengan nama silent heart attack. Untuk itu, langkah pencegahan menjadi cara terbaik untuk menjaga kesehatan jantung anda yang bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat, menghindari kebiasaan buruk dan sempatkan diri anda untuk berolahraga.