13 Gejala Gagal Jantung Yang Sering Terjadi

Gagal jantung merupakan kondisi disaat otot jantung melemah sehingga kemampuannya untuk memompa darah ke seluruh tubuh akan berkurang. Gagal jantung ini dikenal dengan nama gagal jantung kongestif yang bisa terjadi karena berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi, cacat jantung yang diperoleh sejak lahir, aritmia atau gangguan ritme jantung, jantung koroner, miokarditis atau radang otot jantung dan berbagai penyebab lainnya. Sedangkan untuk jenis gagal jantung terduru dari 4 jenis yakni gagal jantung sebelah kiri, gagal jantung sebelah kanan, gagal jantung sistolik dan juga gagal jantung diastolik. Untuk itulah, kelainan organ jantung ini harus diwaspadai dengan memperhatikan beberapa gejala gagal jantung yang mungkin saja anda alami berikut ini.

1. Dyspnea atau Sesak Nafas

Dyspnea atau sesak nafas selama beraktivitas, beristirahat atau saat tidur dan sering membangunkan anda dari tidur menjadi gejala pertama dari gagal jantung. Ini terjadi karena darah kembali yang terjadi pada vena pulmonal atau pembuluh darah yang mengembalikan darah dari paru paru ke jantung sebab jantung tidak bisa memasok darah dengan baik dan akhirnya menyebabkan cairan menumpuk pada paru paru.

Baca juga: Aterosklerosis

2. Mengi atau Batuk Terus Menerus

Batuk terus menerus yang disertai dengan lendir berwarna putih atau sedikit bercampur darah juga menjadi gejala dari gagal jantung yang patut anda waspadai akibat menumpuknya cairan pada organ paru paru.

3. Edema atau Penumpukan Cairan Berlebih di Jaringan Tubuh

Gejala berikutnya dari gagal jantung adalah edema atau terjadinya penumpukan cairan terlalu berlebihan di jaringan tubuh. Beberapa bagian tubuh nantinya akan terlihat membengkak seperti area perut, pergelangan kaki dan juga batang kaki yang bahkan juga diikuti juga dengan sepatu anda terasa sempit secara tiba tiba.

Baca juga: terapi penyumbatan pembuluh darah jantung

Saat aliran darah dari jantung semakin lambat, maka darah yang kembali menuju jantung lewat vena akan menyebabkan cairan menumpuk pada jaringan. Ginjal juga akan kehilangan kemampuan untuk membuang air serta natrium yang akhirnya juga menyebabkan retensi cairan di beberapa jaringan.

4. Lelah dan Terhambat Dalam Beraktivitas

Perasaan lelah berlebihan yang terjadi sepanjang hari diikuti juga dengan kesulitan dalam beraktivitas seperti menaiki tangga, berjalan dan sebagainya juga menjadi pertanda umum dari gagal jantung.

Hal ini bisa terjadi karena jantung gagal memompa darah dalam jumlah cukup untuk mencukupi kebutuhan jaringan tubuh. Tubuh nantinya akan mengalihkan darah dari beberapa organ yang tidak terlalu vital khususnya otot tungkai dan lebih mengalirkan darah tersebut ke otak dan jantung. Hal inilah yang menjadi penyebab anda bisa merasa kelelahan.

5. Nafsu Makan Menurun

Menurunnya nafsu makan bahkan perasaan kenyang meski belum makan apapun juga menjadi tanda jika anda mengalami gagal jantung. Hal ini terjadi karena sistem pencernaan dalam tubuh tidak mendapat aliran darah cukup sehingga timbul masalah pencernaan seperti nafsu makan yang menurun.

6. Kebingungan dan Gangguan Berpikir

Kebingungan, gangguan berpikir, hilang ingatan dan juga perasaan disorientasi juga menjadi gejala gagal jantung yang umum terjadi dan biasanya lebih disadari orang sekeliling anda. Kebingungan ini bisa terjadi karena meningkatnya kadar zat tertentu dalam darah seperti natrium sehingga gangguan berpikir dan kebingungan tersebut bisa terjadi.

Baca juga: ciri serangan jantung ringan

7. Angina atau Sakit Dada

Sakit atau rasa nyeri yang terjadi di area dada yang dalam istilah medis dinamakan dengan angina ini juga kemungkinan besar terkait dengan gagal jantung. Gagal jantung baik bagian kiri dan kanan atau bahkan keduanya ini akan menyebabkan penderita mengeluarkan cairan ke jaringan dan juga organ yang membawa darah menuju jantung lewat vena cava.

8. Detak Jantung Cepat dan Tidak Teratur

Organ jantung bisa mempercepat kompensasi kemampuan untuk mencukupi kebutuhan darah di seluruh bagian tubuh. Inilah yang menjadi penyebab timbul sensasi jantung berdebar atau palpitasi atau detak jantung yang tidak beraturan dan keluar dari ritme.

9. Buang Air Kecil Meningkat

Meningkatnya buang air kecil juga menjadi gejala dari gagal jantung. Saat tubuh kelebihan cairan, maka organ ginjal akan mengenali cairan berlebih dalam aliran darah dan akhirnya urin akan lebih banyak dihasilkan. Meningkatnya buang air kecil ini umumnya lebih sering terjadi pada malam hari yang disebut dengan nocturia.

10. Ortopnea atau Sesak Saat Berbaring

Rasa sesak yang terjadi ketika anda sedang berbaring datar atau dikenal dengan ortopnea juga menjadi gejala dari gagal jantung. Untuk itu, banyak orang yang sering menggunakan lebih dari satu buah bantal untuk mengganjal kepala agar bisa lebih mudah bernafas.

11. Paroxysmal Nocturnal Dyspnea [PND]

PND bisa membuat seseorang sering terbangun di tengah malam yang diikuti juga dengan sensasi sesak nafas, lemas dan juga mengi sehingga harus segera duduk untuk bisa menarik nafas. Bahkan, gejala dari gagal jantung ini juga membuat penderita harus membuka jendela hanya untuk mendapatkan udara lebih banyak selama beberapa menit.

12. Intoleransi Saat Latihan

Jika anda mudah lelah saat sedang berolahraga yang cenderung progresif dan terjadi secara perlahan maka juga harus diwaspadai sebagai tanda dari gejala jantung. Anda mungkin sering menganggap hal ini wajar karena sedang berolahraga sampai nantinya intoleransi saat latihan tersebut akan semakin memburuk dari waktu ke waktu.

13. Sering Keringat Dingin

Mungkin anda sering mengalami keringat dingin saat sedang gugup tampil di depan banyak umum atau saat sedang menahan buang air besar. Meski banyak orang beranggapan jika hal ini sangat wajar, namun sebenarnya keringat dingin juga menjadi pertanda lain dari gagal jantung. Terlebih lagi jika keringat dingin yang terjadi tidak disertai dengan penyebab jelas, maka harus segera diperiksakan ke dokter sebelum anda menyesal.

Berbagai gejala gagal jantung yang sudah kami berikan diatas mungkin beberapa diantaranya terlihat ringan sehingga sering tidak dihiraukan. Namun sebagai langkah pencegahan terbaik, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter secara teratur sebelum penyakit ini merenggut nyawa anda.