Macam-macam penyakit jantung dan gejalanya sangat penting diketahui dan merupakan momok yang sangat mengerikan bagi kebanyakan orang. Hal ini karena banyaknya persepsi pada masyarakat yang mengatakan bahwa penyakit jantung adalah pembunuh diam-diam, datang tiba-tiba, dan dokterpun terkadang masih sulit mendeteksi kemunculan penyakit jantung ini.

Bahkan Gejalanya sangat mirip dengan sakit maag. Itulah alasan kenapa banyak yang meninggal secara tiba-tiba tanpa diketahui ada riwayat sakit jantung. Biasanya masyarakat awam menyebutnya dengan penyakit angin duduk.

Sungguh Tragis, Padahal jika kalian mengetahui gejala penyakit jantung sejak dini, mungkin hal-hal yang tidak diinginkan seperti kelainan atau kerusakan jantung bahkan kematian mendadak bisa dihindari. Walaupun setiap pasien mengalami tingkat gejala yang berbeda-beda, minimal dengan mengetahui sebagian gejala penyakit jantung akan memberikan kewaspadaan terhadap diri kalian. Adapun macam-macam penyakit jantung yang harus kalian ketahui adalah sebagai berikut:

1.    Penyakit Jantung Koroner

Bukan hanya orang yang menderita kolestrol saja yang dapat terserang penyaki jantung coroner . Setiap orang dengan rentang usia berapapun baik laki-laki ataupun perempuan memiliki faktor resiko terserang penyakit ini. Penyakit jantung coroner sendiri dapat terjadi saat di dalam jantunf terdapat plak-plak yang menyumbat aliran darah pada arteri coroner. Sumbatan yang terjadi bisa diakibatkan karena adanya kolestrol, protein atau kalsium yang mengeras dan menempel pada dinding arteri.

Gejala penyakit jantung koroner

Sebenarnya semua orang memiliki plak pada saluran darah mereka, namun kadar plak pada tiap-tiap orang berbeda tingkat ketebalannya yang dipengaruhi oleh adanya perbedaan gaya hidup dan kebiasaan. Jika gaya hidup dan kebiasaan kalian buruk, bukan tidak mungkin seiring bertambahnya usia, tingkat ketebalan plak yang ada pada aliran darah juga ikut bertambah. Berikut ini adalah gejala-gejala umum yang dirasakan oleh pasien penderia jantung koroner.

  • Angina Pectoris (nyeri pada dada)
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Cepat lelah
  • Sakit kepala
  • Sesak nafas

2.    Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan banyak dialami oleh bayi yang baru lahir dan biasanya akan berlanjut pada masa pertubumbuhan. Biasanya penyakit jantung bawaan yang diderita akan menghilang dengan sendirinya selama masa perumbuhan jika kelainan yang diderita tidak bergitu parah. Namun jika kelainan yang diderita cukup berat dan cukup parah, maka ada kemungkinan bayi tersebut akan menderita penyakit jantung bawaan sampai dia tumbuh menjadi dewasa. Penyakit jantung bawaan yang paling umum adalah adanya kelainan pada kinerja jantung yang seharusnya darah kotor mengalir ke paru-paru malah mengalir ke seluruh tubuh atau sebaliknya. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi seseorang terkena penyakit jantung bawaan seperti kebiasaan minum alcohol si ibu saat sedang mengandung atau konsumsi obat-obatan terlarang.

Gejala penyakit jantung bawaan

Sehubungan dengan awamnya masyarakat terhadap tanda – tanda penyakit jantung bawaan pada bayi dan anak – anak, mungkin tak ada salahnya jika kalian menyimak ulasannya berikut ini supaya kalian lebih mengerti dan lebih perhatian terhadap penyakit jantung bawaan yang mungkin dialami oleh anak – anak kalian.

  • Kuku yang membiru
  • Nafas pendek
  • Keringat berlebihan
  • Berat badan mengalami penurunan
  • Sering pingsan

3.    Kelainan pada katup jantung

Kelainan katup jantung merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan katup jantung seseorang yang mengalami kelainan. Biasanya jantung penderita kelainan ini akan mengalami kesulitan untuk memompa darah dikarenakan aliran darah dari jantung ke masing – masing bagian jantung itu sendiri atau ke bagian tubuh lainnya tidak berjalan normal. Penyebab kelainan katup jantung dipengaruhi oleh banyak faktor seperti proses penuaan, hipertensi, penyakit autoimun ataupun karena endokarditus. Adapun gejala-gejala umum yang dirasakan oleh penderita adalah pipi berwarna agak kemerahan, batuk disertai darah yang keluar, pembengkakan kaki dan pusing.

Umunya ada dua jenis kelainan katup jantung yang diderita oleh banyak orang yaitu:

  • Stenosis katup jantung

Merupakan kondisi katup jantung yang mengalami penebalan, pengerasan atau katup jantung yang saling menempel satu sama lain sehingga menyulitakan jantung mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

  • Insufisiensi katup jantung atau regurgitasi

Atau yang lebih awam disebut dengan penyakit katup jantung bocor. Yaitu kondisi di mana katup jantung yang terbuka tidak dapat menutup kembali sehingga darah akan mengalir ke dalam ruangan jantung kembali.

Tanda-tanda kelainan pada katup jantung

Umumnya tanda-tanda kelainan pada katup janatung sama saj dengan tanda-tanda umum penyakit jantung lainnya seperti:

  • Sulit bernapas
  • Cepat lelah
  • Sakit dada
  • Sakit kepala
  • Tingginya tekanan darah pda paru-paru

4.    Kelainan otot jantung

Atau dalam bahasa medis sering disebut dengan kardiomiopati merupakan kondisi jantung yang mengalami kelainan tanpa dipengaruhi adanya penyakit jantung koroner, hipertensi ataupun  kelainan katup jantung. Penyebab kelainan ini ada berbagai macam seperti kekurangan mineral dan vitamin, kelainan genetik, gangguan metabolik ataupun dikarenakan penderita memiliki kebiasaan mengkonsumsi narkoba dan minuman keras. Ada beberapa jenis kelainan otot jantung yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Dilated cardiomyopathy

Adalah jenis kelainan otot jantung yang paaling sering diderita oleh banyak orang dan merupakan jenis kardiomiopati yang mengharuskan banyak orang melakukan transplantasi jantung. Jenis ini disebabkan karena ventrikel kiri jantung melebar dan membesar sehingga jantung mengalami kesulitan dalam memompa darah ke saeluruh tubuh.

  • Restrective cardiomyopathy

Yaitu jenis kelainan otot jantung yang disebabkan karena otot jantung yang mengeras dan kaku sehingga otot tidak lagi elastis saat mengembang. Hal itulah yang menghambat aliran darah ke dalam jantung, tapi kondisi ini sangat jarang ditemui.

  • Hypertrophic cardiomyopathy

Merupakan kelainan otot jantung yang disebabkan karena adanya faktor keturunan. Gangguan yang timbul ini akibat menebalnya otot jantung secara abnormal, khususnya pada ventrikel kiri jantung sehingga jantung kesulitan dalam memopa darah.

  • Arhythmogenic right ventricular cardiomyopathy

Jenis kelainan otot jantung yang ini merupakan kelainan yang disebabkan karena adanya mutasi gen dan sangat jarang sekali terjadi. Mutasi gen  yang dimaksud adalah adanya kelainan pada protein yang menyebabkan sel-sel otot jantung menempel dan menyebabkan kematian sel tersebut. Nah sel yang telah mati tersebut tergantikan dengan sel lemakdan jaringan parut sehingga dinding jnatung meregang dan menipis.

Lalu apa saja gejala kelainan otot jantung?

Kelainan otot jantung bisa terjadi pada semua usia pada laki-laki maupun perempuan. Adapun beberapa gejala kelainan jantung yang patut kalian ketahui adalah sebagai berikut ini.

  • Batuk-batuk
  • Sesak nafas.
  • Aritmia atau suka berdebar jantungnya
  • Suka Pusing
  • Kaki dan tangan membengkak.

5.    Bradikardiya

Bradikardia merupakan istilah yang mungkin jarang terdengar dan bagi sebagian orang penyakit ini sama sekali tidak mengganggu. Tapi bagi orang yang mengalami jantung lemah brikardia akan sangat berbahaya sekali karena umumnya penderita akan mengalami denyut jantung di bawah angka 60 per menit, itu artinya p`enderita brikardia mengalami denyut jantung yang sangat lambat dan jika kondisi ini dibiarkan maka bukan tidak mungkin penderita akan mengalami kematian. Adapun gejala yang sangat wajib kalian perhatian adalah sering lupa atau linglung, mudah lelah, pusing dan nyeri dada. Brikardia sendiri dapat disebabkan karena adanya kerusakan pada bagian jantung tertentu, infeksi jantung, hipertensi, hipotiroid atau adanya gangguan ketidakseimbangan zat yang berada dalam tubuh seperti zat besi dan mineral.

Gejala-gejala bradikardia yang wajib diwaspadai

Biasanya penderita bradikardia akan merasakan beberapa gejala dalam waktu yang bersamaan. Berhubung penyakit brikardia adalah penyakit yang berhubungan dengan jantung dan darah, maka hal tersebut pastinya juga akan mempengaruhi pasokan oksigen keseluruh tubuh. Untuk itulah kalian wajib mewaspadai jika diri kalian mengalami gejala-gejala brikardia berikut ini.

  • Sering pusing bahkan bisa menyebabkan pingsan.
  • Sakit pada dada.
  • Linglung karena pasokan oksigen ke otak tidak terpenuhi.
  • Mudah lelah.
  • Sulit berkonsentrasi

6.    Gagal jantung kongestif

Gagal jantung kongestif merupakan salah satu penyakit jantung yang dialami oleh orang dalam rentan usia berapapun, baik laki-laki ataupun perempuan. Gagal janung kongestif sendiri merupakan keadaan  di mana jantung tidak mampu memompa darah secara maksimal ke seluruh bagian tubuh. Keadaan inilah yang membuat darah menumpuk di dalam jantung dan menyumbat organ jaringan di dekitar jantung.

Tanda-tanda gagal jantung kongestif

Ada beberapa ha yang menunjukkan bahwa seseorang terkena penyakit gagal jantung kongestif. Memang pada awalnya gagal jantung kongestif tidak berdampak langsung pada kondisi kesehatan pedneritanya. Namun jika sudah terlalu lama, maka akan menyebabkn kondisi kesehatan kalian memburuk. Untuk itulah kalian harus mengetahui tanda-tanda gagal jantung kongestif di bawah ini.

  • Membengkaknya anggota gerak tubuh seperati kaki dan tangan.
  • Cepat lelah.
  • Berat badan yang mudah naik.
  • Sering buang air kecil di malam hari.

7.    Aritmia

Aritmia merupakan keadaan jantung yang berdetak tidak seperti biasanya. Pada penderita artimia seringnya jantung yang berdetak bisa terlalu cepat, terlalu pelan atau bahkan tidak teratur dengan tempo yang tidak normal. Umunya banyak orang yang mengalami artimia jika setelah melakukan pekerjaan berat, berolahraga atau setelah minum obat-obatan tertentu. Namun, saat kalian tidak sedang melakukan hal-hal tersebut dan aritmia terjadi dalam kurun waktu yang sangat lama, maka kalian harus waspada karena mungkin aritmia yang sedang dirasakan merupakan suatu penyakit jantung yang harus diwaspadai. Aritmia sendiri bisa terjadi jika impuls elektrik pada jantung tidak bekerja dengan normal.

Apa saja gejala-gejala aritmia

            Gejala-gejala umum aritmia antara lain:

  • Detak jantung melambat
  • Dada terasa berdebar-debar
  • Nyeri pada dada
  • Sesak nafas
  • Keringat berlebih

8.    Tachycardia (Takikardia)

Takikardia merupakan suatu keadaan di mana seseorang mengalami detak jantung di atas normal, tapi malah tidak bekerja secara efektif yang menyebabkan aliran darah keseluruh tubuh jadi berkurang. Penderita takikardia biasanya mengalami peningkatan pada detak jantungnya. Sebagian kasus tikardia memang tidak menyebabkan gejala atau komplikasi penyakit tertentu. Tapi jika terus dibiarkan, maka jantung akan kekurangan oksigen karena otot jantung yang bekerja terlalu keras dan akan menimbulkan beberapa komplikasi seperti:

  • Stroke
  • Gagal jantung
  • Serangan jantung
  • Pingsan dalam waktu yang sering

Apa saja gejala-gejala takikardia?

Apa saja gejala takikardia yang harus kalian waspadai?. Gejala takikardia umumnya sama dengan gejala penyakit jantung lainnya. Namun dikarenakan penderita mengalami detak jantung yang terlalu cepat maka pasokan oksigen ke seluruh tubuh juga tidak akan maksimal, yang diatandai dengan gejala:

  • Tekanan darah rendah.
  • Linglung
  • Cepat merasa lelah.
  • Jantung berdebar hebat.
  • Sesak nafas

9.    Ateroskelorosis

Nama yang cukup sulit disebutkan ini merupakan salah satu macam-macam penyakit jantung yang mengintai kalian. Penyakit ateroskelorosis sendiri mirip dengan penyakit jantung coroner yang biasa kalian temui. Penyebabnya juga hampir sama yakni adanya timbunan plak-plak yang menempel pada dinding pembuluh darah dan mengalami pengerasan. Adapun penyebab timbulya plak-plak ini biasa ditandai dengan terkumpulnya zat-zat sepertai lemak, kolestrol, trombosia atau protein yang berwarna kekuningan pada aliran darah. Plak-plak tersebut dapat terlepas dari aliran pembuluh darah dan bisa menyebabkan emboli atau gumpalan yang dapat menyumbat aliran darah, jika aliran darah tersumbat maka pasien ateroskelorosis juga bisa terkena thrombosis.

Gejala-gejala ateroskelorosis

Pasien penderita ateroskelorosis umunya tidak akan merasakn gejala apapun sebelum sumbatan terjadi. Hal ini biasanya berkaitan dengan tingkat ketebalannya suatu sumbatan. Jika sumbatan sudah menebal tentu aliran darah akan terganggu dan gejala yang akan dirasakan mirip dengan gejala penyakit jantung koroner seperti:

  • Kram pada bagian tubuh tertentu, biasanya pada bagian tubuh tertentu karena adanya sumbatan darah.
  • Jika sumbatan darah terjadi pada kaki, maka penderita akan mengalami rasa nyeri saat berjalan
  • Jika sumbatan terjadi pada jantung, maka penderita akan mengalami nyeri dada
  • Jika sumbatan terjadi pada otak, maka penderita akan mengalami kesulitan berbicara, anggota gerak tubuh sulit dikendalikan serta otot wajah yang melemah.

Mengerikan bukan mecam-macam penyakit jantung yang mengintai Anda?. Bukan itu saja, seringnya penderita tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengalami penyakit jantung karena tidak mengenali gejala-gejalanya dengan cepat sehingga resiko terkena stroke, gagal jantung bahkan kematian tak bisa dihindari. Namun Anda tak perlu khawatir karena sekarang ini telah hadir ICP kapsul obat herbal jantung paling ampuh untuk menghilangkan plak penyebab penyumbatan pada pembuluh darah. ICP kapsul sendiri terbuat dari ekstrak tumbuhn alami yang telah teruji klinis untuk membantu permasalahan penyumbatan pada pembuluh darah seperti jantung koroner, stroke ataupun angina. Dan yang terpenting adalah produk ini telah mendapatkan ijin yang resmi dari BPOM sebagai obat herbal import dan juga telah mendapatkan sertifikasi FDA. Jadi tunggu apa lagi, ayo buruan beli ICP kapsul untuk mencegah dan mengobati penyakit jantung secara tuntas tanpa efek samping.