Obat Jantung Koroner – Serangan jantung tidak mengenal usia dan datangnya secara tiba-tiba. Tidak banyak orang yang menyadari adanya penyakit jantung koroner di dalam tubuh mereka. Penyakit ini disebabkan karena adanya plak penyumbatan di pembuluh darah.

Perlu di ketahui bahwa di dalam tubuh Anda terdapat dinding pembuluh darah arteri yang bertugas membawa darah bersama oksigen ke dalam jantung. Saat darah mengalir menuju jantung tentu melewati dinding pembuluh arteri, yang mana di dalam dinding pembuluh tersebut banyak terjadi penumpukan zat – zat seperti kolestrol, inflamasi, lipoprotein dan kalsium. Penumpukan zat – zat tersebut biasa juga disebut dengan ateroskelosis.

Nah, karena adanya penumpukan zat – zat tersebutlah sering kali aliran darah menjadi terganggu sehingga pasokan darah dan oksigen ke dalam jantung juga tidak dapat terpenuhi. Sebenarnya zat – zat yang menempel pada dindindg arteri yang telah menjadi plak tersebut dapat pecah dan akan ikut terbawa aliran darah sehingga dapat menyumbat sebagian pembuluh darah arteri. Dari sumbatan yang terjadi di arteri koroner inilah yang nantinya akan menyebabkan serangan jantung pada penderita jantung koroner.

Penyebab Jantung Koroner

Sangat perlu dipahami bahwa penyempitan pembuluh darah arteri yang terjadi dapat mengahambat psokan oksigen ke seluruh tubuh maupun ke jantung itu sendiri. Hal yang seperti ini tentu sangat membahayakan kondisi tubuh seseorang yang bahkan dapat mengancam kelangsungan hidupnya. Dari alasan mengerikan itulah, sebenarnya faktor apa saja yang menyebabkan jantung koroner di dalaam tubuh kita?.

  1. Banyaknya kolestrol yang menyumbat dan menghambat aliran di dalam arteri koroner. Umumnya plak yang menyumbat ini sudah berada di ambang batas normal karena telah terakumulasi seiring bertambahnya usia seseorang. Dan plak yang terakumulasi inilah yang akan menyumbat aliran darah Anda. Kondisi yang demikian ini tentu dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti:
  • Pola hidup tidak sehat
  • Jarang berolahraga
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berkolestrol
  • Pemabuk
  • Diabetes
  1. Pembuluh darah arteri mengalami penyempitan. Kondisi demikian inilah yang terjadi karena adanya zat-zat asing yang masuk ke dalam aliran darah dan membuat sel-sel pembunuh darah mati. Ada beberapa hal yang mempengaruhi seseorang terkena penyebab jantung koroner di antaranya adalah:
  • Lingkungan yang tidak sehat
  • Kebiasaan merokok
  • Pecandu narkoba
  • Stress

Zat-zat asing di sekitar liingkungan hidup kita seperti radikal bebas akan mudah sekali masuk ke dalam tubuh dan mempengaruhi system kinerja tubuh apabila Anda melakukan hal-hal yang tersebut di atas. Saran yang terbaik adalah sebelum terserang jantung koronera, mulailah Anda melakukan rutinitas hidup yang sehat dan lebih baik, serta meninggalkan kebiasaan buruk yang dapat membahayakan jantung Anda.

Apa Saja Gejala Jantung Koroner yang Perlu Diwaspadai?

Seperti yang telah di bahas sebelumnya bahwa di dalam tubuh setiap orang pasti terdapat plak pada dinding arteri. Tapi tersebut memiliki tingkat ketebalan yang berbeda-beda pada setiap orang, hal itu tentu dipengaruhi oleh faktor usia, kebiasaan hidup dan juga tingkat keparahan penyakit tersebut. Adapun beberapa gejala jantung koroner yang perlu Anda waspadai secara dini antara lain:

Nyeri dada (angina)

Pada penderita jantung koroner rasa nyeri yang muncul bisa merambat sampai ke bagian leher, bahu, rahang ataupun punggung. Pada setiap orang nyeri yang dirasakan akan berbeda – beda. Hal ini tentu dikarenakan sedikit atau banyaknya plak yang terdapat pada aliran darah arteri.

Palpitasi

Palpitasi adalah keadaan yang dirasakan oleh penderita jantung koroner di mana jantung terasa berdebar – debar secara tiba – tiba, padahal kondisi pasien sendiri sedang tidak berada di tempat yang tinggi dan juga tidak sedang berolah raga. Namun, walaupun kedengaran sepele, gejala jantung koroner yang ini sangatlah berbahaya dan bisa menyebabkan kematian jika tak segera ditangani mengingat banyak penderita jantung koroner yang mengalami jantung tiba – tiba berhenti berdetak karena mengalami aritmia ini.

Mudah lelah

Penderita jantung koroner juga mengalami gejala seperti kelelahan atau sering merasa capek walaupun hanya melakukan kegiatan ringan. Jika Anda cepat merasa lelah atau sering merasa capek, ada baiknya supaya segera memerikasakan diri ke dokter. Karena bisa jadi hal tersebut merupakan suatu pertanda bahwa jantung Anda sedang mengalami masalah. Kenapa pada penderita jantung mengalami keadaan yang mudah lelah?. Hal ini berkaitan karena pada penderita penyakit jantung, jantung akan berusaha memenuhi kebutuhan darah dan oksigen untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Namun karena adanya kelainan pada jantung Anda, maka jantung akan memompa lebih keras yang menyebabkan Anda mengalami kelelahan yang luar biasa.

Pusing

Gejala jantung koroner berikutnya yaitu penderita mengalami pusing yang cukup parah. Pada penderita jantung koroner, asupan darah yang kaya oksigen akan terganggu karena adanya penyumbatan pada aliran darah arteri sehingga jantung mengalami kesusahan dalam memenuhi pasokan darah dan oksigen ke dalam otak. Itulah mengapa penderita sering merasa kliyengan saat berdiri atau berjalan terlalu lama.

Sesak nafas

Adanya kelainan jantung pada tubuh Anda juga bisa menyebabkan terjadinya sesak nafas. Bisanya gejala ini muncul berbarengan dengan rasa nyeri di dada atau angina. Penderita jantung koroner seringkali merasa sulit untuk bernafas dikarenakan pasokan oksigen ke paru – paru kurang maksimal.

Mual dan keringat dingin

Anda mengalami mual yang disertai dengan keringat dingin pada sekujur tubuh?, hati – hatilah bisa jadi itu merupakan salah satu pertanda bahwa Anda telah terserang jantung koroner. Munculnya keringat dingin ini merupakan salah satu akibat dari adanya penyempitan pembuluh darah, yang menyebabkan pasokan oksigen ke dalam jantung mengalami gangguan. Nah, kondisi inilah yang memicu tubuh mengeluarkan keringat berlebih walaupun penderita tidak sedang melakukan kegiatan berat. Seperti yang sudah kita tahu bahwa tubuh akan mengeluarkan keringat saat metabolisme berlangsung yang membuat tubuh kepanasan. Namun berbeda kondisi dengan penderita jantun koroner, mereka mengeluarkan keringat saat metabolisme tidak berlangsung sehingga keringat yang keluar terasa agak dingin.

Pengobatan Jantung tanpa Operasi

Mengingat biaya operasi jantung koroner sangat mahal sekali banyak masyrakan yang mulai beralih mencari obat herbal alternative yang dinilai memiliki harga yang relataif lebih murah, walaupun lebih lama sembuh dan embutuhkn kedisiplinan yang tinggi. Lagipula pengobatan jantung koroner dengan jalan melalui operasi akan tentu tak akan memberikan jaminan bahwa Anda terhindar dari komplikasi setelahnya. Kenyataannya kompliksi yang parah seperti tulang dan dada tidak dapat menyatau, terjadi infeksi kuman pada bekas luka operasi, meninggalkan bekas operasi, gangguan fungsi ginjat atau bahkan stroke ringan tetap bisa menyerang tubuh Anda. Adapun beberap obat jantung koroner tanpa operasi adalah sebagai berikut:

  1. Statin

Statin berguna untuk Anda yang memiliki kolestrol dalam kadaar yang tinggi di dalam tubuh. Karena obat ini sendiri berfungsi untuk menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh seseorang. Cara kerja obat ini sendiri yaitu dengan mencegah terbentuknya kolestrol dan merangsang tubuh untuk meningkatkan jumlaj reseptor LDL dpada hati, yang bertujuan untuk menghilngkan kolestrol di dalam darah. Dengan begitu ringkat keparahan penyakit jantung koroner dan serangan jantung dapat dicegah. Umunya dokter akan meresepkan statis seperti rosuvastatin, atorvastatin atau pravastatin.

  1. Betablocker

Betablocker umunya dipakai untuk orang yang menderita kelainan hormon. Nmun dalam beberapa kasus betablocker juga sering digunakan untuk mengatasi angina pectoris dan darah tinggi. Cara kerja obat ini sendiri adalah daengan menghambat hormon tertentu dalm tubuh yang mengakibatkan detak jantung melambat dan juga meningkatkan aliran darah. Jenis betablocker yang akan diberikan dokter antara lain atenolol, bisoprol, metoprol atau nebivolol.

  1. Antiplatelets

Merupakan salah satu jenis obat jantung yanag fungsinya adalah untuk mngencerkan darah dan juga memcegah terjadinya pembekuan dalam darah, dengan begitu resiko terkena serangan jantung pada penderita jantung koroner dapat diminimalisir. Obat antiplatelets yang umum diresepkan adalah aspirin, clopidogrel, ticagrelor dan prasugrel.

  1. Nitrat

Obat yang tersedia dalam berbagai macam bentuk ini seperti tablet, cairan yang disemprot ataupun patch kulit ini memiliki fungsi untuk memperlebar pembuluh darah. Cara kerja nitrat sendiri adalah dengan merelaksasikan pembuluh darah dan melancarkan aliran dara. Selain itu obta ini juga menurunkan resiko darah tinggi dan mengurangi nyeri dada pada penderita penyakit jantung.

  1. ACE (angiotensin-converting enzyme) inhibitors

Contoh dari obat ini adalah captopril, ramipil dan lisinopril. Obat ini bekerja dengan cara memblokir aktivitas hormon yang disebut angiotensin II, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Dan juga memperlambat kerjaa jantung yang telah bekerja dengan sangat keras, dengan begitu aliran darah penderita jantung kaoroner yang mengkonsumsi ACE menjadi lancar.

  1. Diuretik

Obat diuretic merupakan obat yang menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak urin karena memang fungsi diuretic ini sendiri adalah untuk membuang kelebihan air dan garam melalui urin. Contoh obat yang sering diresepkan antara lain yaitu furisemid dan hct.

Namun konsumsi obat-obatan yang  tersebut di atas tidak serta merta langsung memberikan dampak yang baik terhadap jantung Anda. Efek samping seperti sakit kepala, wajah memerah dan pusing tidak dapat Anda hindari. Selain adanya beberapa efek samping tersebut harga obat-obat tersebut juga memiliki harga yang mahal sehingga banyak orang yang enggan memerikasakan dan membeli obat secara rutin.

Apa Anda sudah tahu bahwa setiap 30 detik terdapat 1 orang Indonesia yang terserang penyakit jantung koroner  dan setiap 1 menit sekali ada yang meninggal karena serangan ini. Sayangnya gejala-gejala jantung koroner yang dirasakan oleh penderita mirip dengan gejala maag yang akhirnya diabaikan hanya dengan mengkonsumsi obat lambung. Apa bisa jantung koroner sembuh total tanpa dilakukan operasi? Anda tak perlu khawatir karena kini telah hadir obat herbal ICP Capsule sebagai jawaban untuk permasalahan jantung koroner yang aman tanpa efek samping. Anda belum tahu apa manfaat ICP Capsule untuk kesehatan jantung, jangan lewatkan ulasannya di bawah ini.

ICP Capsule atau danshen plus merupakan obat yang aman dikonsumsi untuk penderita jantung koroner. Obat jantung koroner ini memiliki beberapa khasiat unruk menlindungi jantung dan juga melancarkan peredaran darah ke jantung ataupun ke otak, mengatasi penyumbatan pembuluh darah, meningkatkan kinerja jantung, menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat kekentalan darah, mencegah komplikasi diabetes, menghambat pembentukan thrombus dan melancarkan pembuluh darah jantung daengan menghilangkan plak-plak pada aliran darah jantung.

Bahan Tanaman Obat Jantung ICP Capsule

Apa yang terkandung dalam ICP Capsule?. Di dalam ICP Capsule terdapat kandungan 100% bahan herbal alami dari akar-akaran yang biasa digunakan dalam ramuan tradisional obat jantung China. Danshen dan notoginseng yang terdapat padaa obat herbal ini merupakan tanaman obat untuk penyembuhan penyakit jantung yang sangat terkenal khasiatnya sejak ribuan tahun yang lalu. Komposisi 4 bahan utama dalam obat jantung ini seperti danshen, notoginseng, radix astragli dan rosewood merupakan kandungan yang sangat baik untuk terapi pengobatan alternative yang sangt manjur serta sudah terbukti menyembuhkan penyakit jantung koroner setelah mengkonsumsi obat ini selama 3-5 bulan secara rutin.

  • Danshen memiliki fungsi utama sebagai kandungan yang dapat melancarkan aliran darah dan mengahncurkan plak yang menyumbat pembuluh darah.
  • Notoginseng memiliki peranan dalam melancarkan proses aliran darah dan menghentikan pendarahan sesuai dengan yang tercantum di dalam buku pengobatan Compendium of medica.
  • Radix astragali dalam pengobatn timur berfungsi untuk penambah vitalitas atau energy untuk melancarkan aliran darah.
  • Rosewood merupakan salah satu bahan yang baik untuk meningkatkan system kekebalan tubuh pada penderita penyakit jantung.

Apakah ICP Capsule aman dikonsumsi?. Tentu, dengan legalitas resmi dan telah lulus uji klinis tahap II dari FAD yang merupakan badan pengawasan obat terbesar di dunia dan telah mendapatkan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dengan noor registrasi BPOM RI: 074 324 071 serta telah mendapatkan sertifiksi halal dari MUI, sehingga Anda tidak perlu meragukan keamanan produk ini. Ayo tunggu apalagi, untuk Anda yang menginginkan sembuh dari penyakit jantung koroner tanpa melakukan operasi tanpa melakukan pemasangan ring dengan aman, cepat hubungi agen ICP Capsule terdekat, hanya dengan mengkonsumsi 2 kali sebanyak 2 kapsul setiap harinya untuk penderita jantung koroner maka Anda bisa sembuh dan terhindar dari tingkat perparahan jantung koroner bahkan resiko kematian.