Angiografi: Mengapa dan Bagaimana Prosedur Ini Dilakukan

Angiografi: Mengapa dan Bagaimana Prosedur Ini Dilakukan

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Angiografi adalah suatu prosedur yang dilakukan dengan tujuan untuk melihat gambaran pembuluh darah dengan lebih detail, khususnya pembuluh darah koroner atau pembuluh darah yang memperdarahi otot jantung. Dalam prosedur ini, zat kontras radiopaque dimasukan ke dalam pembuluh darah koroner melalui selang tipis atau kateter. Zat ini akan memberikan gambaran pembuluh darah yang lebih mendetail di bawah sinar-X. Setelah dilakukan bius lokal, kateter umumnya dimasukan melalui lengan, leher atau selangkangan. Selama proses pemasukan kateter, dokter akan menggunakan fluoroskopi (suatu prosedur sinar-X yang berkelanjutan) untuk mengobservasi posisi kateter dan memastikan kateter dalam posisi yang tepat. Setelah kateter berada pada posisi yang diinginkan, zat kontras akan dimasukan ke dalam pembuluh darah dan gambaran arteri yang muncul dalam layar kemudian akan difoto untuk analisis lebih lanjut. 

    Prosedur ini umumnya dilakukan untuk mendeteksi adanya sumbatan (penyakit arteri koroner) atau kekakuan pada arteri koroner. Bahkan, ujung kateter dapat pula dipasang  suatu sensor untuk melihat gambaran dinding pembuluh darah dan menentukan perubahan tekanan sebelum dan sesudah penyempitan pembuluh darah koroner terjadi dan tingkat keparahan penyempitan pembuluh darah. Teknik ini disebut dengan fractional flow reserve atau FFR. Gambaran angiografi dapat menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan prosedur terapeutik selanjutnya seperti operasi ring jantung atau bypass. 

Angiografi: Mengapa dan Bagaimana Prosedur Ini Dilakukan

    Angiografi koroner umumnya aman untuk dilakukan dan hanya memakan waktu selama 30 hingga 50 menit. Sebagian besar pasien dapat langsung pulang setelah prosedur kecuali mereka dengan kondisi penyakit berat. Jika pasien tersebut diputuskan untuk langsung dipasang ring, maka pasien biasanya akan menjalani rawat inap. 

    Ketika zat kontras disuntikan pada aorta atau ruang-ruang jantung, pasien akan merasakan sensasi hangat sementara di seluruh tubuh. Detak jantung dapat meningkat dan tekanan darah dapat sedikit menurun. Komplikasi serius seperti renjatan, kejang, gangguan ginjal dan henti jantung sangat jarang terjadi. Komplikasi minor lainnya adalah mual, muntah dan batuk. Sedangkan efek samping dari zat kontras adalah reaksi alergi dan gangguan ginjal. Reaksi alergi terhadap zat kontras dpat muncul sebagai ruam hingga kondisi mengancam jiwa seperti anafilaksis atau reaksi alergi seluruh tubuh. Gangguan ginjal umumnya dapat hilang dengan sendirinya seiring waktu. Namun, risiko komplikasi ini akan lebih tinggi pada mereka dengan penyakit penyerta gangguan ginjal. Risiko komplikasi akan lebih tinggai pada lanjut usia. 

 

Sumber: Shea MJ, Cascino T. MSD Manual Professional (2019). Cardiac Catheterization and Coronary Angiography.

"ObatJantung.ID dan Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Jantung. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif."

Mungkin anda menyukai ini

Apa yang Terjadi Saat Operasi Bypass?
Apa yang Terjadi Saat Operasi Bypass?
Layaknya Mesin, Jantung Pun Bekerja Oleh Aliran Listrik
Layaknya Mesin, Jantung Pun Bekerja Oleh Aliran Listrik
Tahap Awal Serangan Jantung: Aterosklerosis
Tahap Awal Serangan Jantung: Aterosklerosis