Mengenal Stroke, Penyakit Kardiovaskuler yang Sering Kita Jumpai

Mengenal Stroke, Penyakit Kardiovaskuler yang Sering Kita Jumpai

BANDUNG, CMIHOSPITAL.COM - Penyakit stroke merupakan penyakit kardiovaskuler yang sering dijumpai oleh masyarakat Indonesia dan bisa dialami oleh siapapun tanpa memandang usia. Di Indonesia sendiri, jumlah penderita stroke menurut diagnosis tenaga kesehatan pada tahun 2013 diperkirakan sebanyak 1.236.825 jiwa dan jumlahnya selalu bertambah hingga saat ini. Penyakit stroke terjadi ketika asupan darah menuju ke otak terganggu atau sama sekali terhenti sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Kondisi ini dapat terjadi akibat dari berbagai hal, diantaranya akibat seseorang mengidap penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, kerusakan katup jantung, dan aritmia; hipertensi; serta penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik.

Bahayanya, gangguan atau berhentinya aliran darah menuju otak menyebabkan kematian sel dengan cepat, dalam hitungan menit, sehingga bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang terganggu tidak dapat berfungsi dengan baik, bahkan dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Oleh karena itu penyakit stroke menjadi salah satu penyakit serius dan perlu diwaspadai, khususnya pada pasien penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes. Gejala dari penyakit stroke pun sangat variatif, dimulai dari gejala yang paling ringan hingga yang berat, contohnya lumpuh atau mati rasa di salah satu sisi wajah atau tubuh, rasa sakit kepala, lemah, mual dan muntah, masalah pada penglihatan, serta kesulitan berbicara dan memahami ucapan orang lain.

Mengenal Stroke, Penyakit Kardiovaskuler yang Sering Kita Jumpai

Jenis-jenis Penyakit Stroke
Berdasarkan penyebab dan akibatnya, penyakit stroke dapat dibagi ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu:

Stroke Iskemik
Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah otak mengalami penyempitan atau sumbatan sehingga aliran darah ke otak terhambat. Dari seluruh penderita stroke yang terdata di Indonesia, 80% penyakit stroke merupakan stroke iskemik sehingga jenis stroke ini tergolong jenis stroke yang paling banyak terjadi dibanding jenis stroke lainnya.

Stroke Hemoragik
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Kondisi ini berawal dari bagian pembuluh darah yang melemah karena adanya penumpukkan darah yang mendorong jaringan otak di sekitarnya. Stroke hemoragik dapat menyebabkan kematian atau koma panjang jika pendarahan terus berlanjut. Biasanya jenis stroke ini terjadi akibat seseorang memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik.

Stroke Ringan
Transient ischemic attack (TIA) atau sering disebut stroke ringan terjadi ketika kekurangan darah pada sistem saraf otak berlangsung singkat, biasanya kurang dari 24 jam atau bahkan terjadi hanya dalam beberapa menit saja. Kondisi ini terjadi ketika adanya gumpalan atau pembekuan darah yang menghambat aliran darah di sistem saraf pusat. Penyumbatan darah ini hanya terjadi sementara sehingga tidak menyebabkan kerusakan jaringan otak lebih lanjut.

"ObatJantung.ID dan Klinik Utama CMI memiliki keunggulan pada perawatan penyakit Jantung. Kami mengadopsi metode pengobatan komplementer kedokteran klasik berbasis terapi formula Ibnu Sina yang terintegrasi dengan metode konvensional kedokteran modern, sehingga tingkat kenyamanan pasien lebih tinggi, minim efek samping dan tanpa tindakan invasif."